 |
Hesti Purwadinata: Ampun Sama yang Namanya Motor 07/02/2010 kendaraan.info - Tentu anda mengenal wajah cantik wanita satu ini. Mengawali langkah dari dunia SPG (Sales Promotion Girl) serta modeling, pemilik nama Hesti Purwadinata ini kini sering menghiasi layar kaca TV menghibur pemirsa dengan kehandalannya sebagai host atau presenter.
Saat artikel ini naik tayang, terdapat tiga acara harian yang membutuhkan senyum dan keluwesannya sebagai host. Mulai dari dunia olahraga, infotainment hingga otomotif di dua stasiun TV swasta. Belum lagi beberapa tayangan FTV yang diperankannya serta host beragam acara formal maupun non formal di luar rutinitasnya.
Seperti ketika menjadi host dalam peluncuran Toyota Rush G Automatic waktu lalu di Mid Plaza Hotel. Kesempatan tersebut pun kami gunakan untuk berbincang dengannya. Tentang apa? Tentu tentang pengalamannya seputar dunia otomotif di kesehariannya.
Mulai dari kendaraannya sehari-hari, kendaraan idamannya, hingga pengalaman dan kesannya yang mendalam terhadap lalu lintas ibukota khususnya sepeda motor. Berikut perbincangan kendaraan.info dengan mantan Toyota Pretty - sebutan untuk Sales Promotion Girl Toyota - yang tengah menikmati karir barunya di dunia bisnis entertainment:
Kend: "Hesti, dengar tadi pas kamu lg di depan, katanya pengguna Toyota juga.. Pakai apa?"
Hesti: "Iya. Aku pakai Avanza tahun 2006."
Kend: "Kenapa Avanza?"
Hesti: "Sesuai aja dengan kebutuhan, sama pas buat sehari-hari aku dalam pekerjaan."
Kend: "Kamu sendiri tinggal daerah mana?"
Hesti: "Aku tinggal di daerah Pos Pengumben."
Kend: "Seperti apa lalu-lintas disana?"
Hesti: "Lalu-lintasnya? Wah.. PADAAAT! Ha ha ha."
Kend: "Ha ha ha ha. Sepadat apa sih memangnya?"
Hesti: "Aku tuh musuhannya sama motor. Ampun deh sama yang namanya motor itu. Ha ha ha ha." (Tertawa sambil menggeleng-gelengkan kepala.)
Hesti: "Aku kalau berangkat kan pagi sekitar jam setengah 5 untuk shooting di Trans7. Nah sekitar jam 7-an aku pulang, aku tuh 'ngelawan arus orang pergi kantor. Bisa bayangin deh gang di daerah Pos Pengumben kalau pagi. Penuh banget!! Orang yang pergi ambil jalur aku, dan mereka itu adalah sepeda motor yang jumlahnya ribuan."
Kend: "Jangan-jangan punya pengalaman 'ga enak dengan motor, mungkin kesenggol atau keserempet?"
Hesti: "Itu sih sering! Ha ha ha."
Kend: "Oh ya?"
Hesti: "Iya. Kebanyakan orang naik motor itu, remnya hanya aksesoris. Jarang dipakai kayanya. Itu yang aku alamin dan aku takutin. Ha ha ha ha."
Kend: "Ha ha ha ha."
Hesti: "Dulu juga pernah pas lagi naik mobil shooting. Ceritanya pas lagi puter balik, aku berhenti 'nunggu kosong. Terus ada motor di depan aku. Ternyata dari sebelah kirinya lagi ada motor yang ngebut lalu jatuh kepelanting. Entah buru-buru atau 'ga sabaran tuh motor."
Kend: "Wah parah."
Hesti: "Tambah 'ga ngerti deh aku ma motor. Padahal aku kan berhenti sama sekali di puteran balik itu. Dia sendiri yang ngebut lalu jatuh. Rusuh banget.. Ha ha ha."
Kend: "Saran atau masukan kamu untuk motor yang semakin semrawut?"
Hesti: "Aku 'ga masalah dengan banyaknya jumlah motor, tapi tolong dipastiin aja kalo remnya itu bukan aksesoris.. Harus digunakan juga. Abis, kayanya 'ga pernah 'ngerem ya. Ha ha ha."
Hesti: "Tapi begini.. Adik aku juga kan bawa motor. Dari situ aku melihat untuk pengendara motor yang pengendara mobil juga, pasti lebih sopan bawanya. Karena mereka berpikir dua sisi. Selain itu, sekarang kayanya mudah banget ya punya motor. Dengan beberapa ratus ribu udah bawa pulang motor, jumlahnya jadi tidak terkendali. Tapi ya 'ga terlalu masalah juga sih, kan aku pengguna juga hitungannya. Ojek itu solusi loh di waktu mendesak. Ha ha ha."
Kend: "Kamu sendiri bisa bawa motor?"
Hesti: "Bisa tapi yang matic. Karena peran aku yang tomboi plus pekerjaan aku, terkadang mengharuskan aku untuk bawa motor."
Kend: "Punya pengalaman menarik dengan motor?"
Hesti: "Paling touring ke Pangandaran. Tapi 'boncengers' ya. Lumayan deh lima jam, panas tempat duduknya. Ha ha ha."
Kend: "Ngomong-ngomong diboncengin, kalau mobil kamu disupirin atau nyetir sendiri?"
Hesti: "Aku nyetir sendiri kemana-mana."
Kend: "Paling jauh nyetir kemana?"
Hesti: "Paling ke Anyer ya seinget aku. Bandung juga."
Kend: "Kamu tipikalnya tukang ngebut atau standar-standar aja bawa mobilnya?"
Hesti: "Standar, tapi agak sedikit ngebut. Ha ha ha ha."
Kend: "Wah gawat! Ha ha ha."
Hesti: "Tapi tenang.. 'Ga pernah kejadian apa-apa kok. Mobilku sendiri kan paling bisa lari berapa. Jadi aman-aman aja selama ini. He he he."
Kend: "By the way, kamu suka modifikasi mobil?"
Hesti: "Mobil aku kan Avanza yang tipe E, tapi aku udah upgrade kurang lebih seperti yang tipe G."
Kend: "Apa aja yang diupgrade?"
Hesti: "Paling velg, terus entertainment audio dan TV semuanya lengkap. Biar lebih nyaman di mobil, terutama saat menghadapi macet."
Kend: "Tadi aku juga sempet denger soal kaca film?" (Mendengar pembicaraan sebelumnya dengan wartawan lainnya)
Hesti: "Kaca film aku pakai 80 %."
Kend: "Memangnya keliatan kalau malam?"
Hesti: "Keliatan kok. He he he. Samping dan belakang aku pakai 80 %, tapi yang depan aku pakai 40 %. Kan aku 'cewe, jadi kalau jalan malam lebih secure."
Kend: "Mobil idaman kamu suatu saat nanti?"
Hesti: "Fortuner. Karena aku suka mobil-mobil SUV yang besar. Kalau ga Fortuner ya Harrier."
Kend: "Kamu baru kali ini ya keliatan di Toyota?"
Hesti: "Belakangan sih iya. Tapi aku juga mantan Toyota Pretty loh."
Kend: "O ya? Serius?"
Hesti: "Iya. Terakhir aku Toyota Pretty itu tahun 2004 sampai 2005 deh. He he he. Ga jauh-jauh ya ternyata."
Kend: "Wow, hebat! Peruntungannya baik nih. Ha ha ha. Sukses ya untuk karir kamu Hesti. Thanks banget buat waktunya."
Hesti: "Iya, sama-sama."
Hesti pun langsung berjalan menuju display Toyota Rush baru untuk sesi foto dengan wartawan lainnya. [Teks:RM/Foto:Hesti Purwadinata HOLIC]
Biodata
Nama: Hesti Purwadinata
Tempat/Tanggal lahir: Bogor, 15 Juni 1984
Tinggi/Berat badan: 168cm /49 kg
Pendidikan terakhir: Interstudi Jurusan Public Relations
Kegiatan:
Presenter Sport 7, Trans7
Highlights Otomotif, Trans7
Kabar-kabari Infotainment, RCTI
Beberapa judul FTV
www.8management.com
Film: Cintaku Selamanya (2008)
|
|
Darahku, Untuk Indonesiaku 30/01/2010 Yamaha dan Bussan Auto Finance (BAF) bekerjasama melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertemakan "Darahku, untuk Indonesiaku". Kegiatan yang dilatar belakangi kepedulian untuk ikut berpartisipasi dalam membantu kekurangan pemasokan detail...
Face Lift Yamaha V-Ixion 2010 28/01/2010 Teknologi dan style adalah dua kata kunci yang paling tepat untuk menggambar produk Yamaha yang satu ini. 3 Tahun setelah peluncurannya yang pertama pada tahun 2007, tahun ini Yamaha V-Ixion detail...
|
|
|
Sebelumnya
|
|
| |
|
|
|
Your IP number:
38.107.191.83
Best viewed resolution 1024 x 768 pixel, 24 bits
|
|
|
PT. Bursa Media Komunika
Jl. Fatmawati Raya No. 100 D Cilandak Barat - Jakarta 12430
Ph. +62-21-9344 9166
Fax. +62-21-769 4950
e-mail: inbox@kendaraan.info
|
|
|